Selasa, 16 Februari 2021

Bayang Semu

Tak bisa dipaksa pun tak bisa di cega,
Ia hadir karena tawa, bersemayam karena suka, ia tak pergi walau terluka, 
Ini rasa yang berlogika.

Tetesan pena jadi saksi bisu
Atas hadirnya Bayang-bayang semu
Seribu rasa merekat erat menjadi satu
Irama hati bersenandung merdu
Lantunkan syair Lagu Rindu
Oleh sosok yang sedang bernyanyi dikalbu.

Ada rasa yang tak mampu di ungkap.
Ada insan yang tak mungkin ku dekap.
Ada cinta yang sulit ku tangkap.
Senyum indah itu buatku terperangkap.

Aku hanya sebatas sang pengagum raga
Menulis sajak tentang Anugrah
Memuji indah mahluq ciptaan-NYa.
Hadirmu mampu kurangkai sejuta kata.
Bercumbu mesrah dalam rayuan Pena
Kunikmati, kuhayati, berimajinasi, khayalan indah tentangmu Kasih.

Rifqi Rosyadi

Mata_air_syurga❤️

Minggu, 14 Februari 2021

Senyum

Bagai menari diatas tumpukan Duri.
Hidup berselimut kemunafikan Hati.
Tersenyum manis seakan Raga ini Abadi.
Nyatanya ia mati sebelum terlahir ke Bumi.

Sekilas Datang Senja Menyapa.
Menitipkan Salam pada sang malam.
Begitu cepat senja menghilang,
Berlalu jadi malam yang kelam.

Hidup adalah sebuah pilihan, bahkan Tak memilih pun itu sebuah pilihan.
Pilih saja yang kau mau sesukamu, se bahagiamu, walau tak semua pilihanmu mampu membuat mu bahagia, syukuri saja. Akhirnya kamu harus tahu bahwa pilihan itu tak harus memilih, dan memilih tak mesti memiliki.

Senyum itu akankah tetap ada Saat Raga Tinggalkan Nama.

Rifqi Rosyadi

Mata_air_syurga

Sabtu, 13 Februari 2021

Mata Air Syurga

Kau adalah alasan tawa dan sedihku,
Kau seakan menjadi langit dan bumiku.
Segala hal tentang kamu,
buat irama cinta terdengar indah.

Genggamlah tanganku,
aku tak ingin tersesat menujumu.
Sembunyikan aku di hatimu,
aku tak ingin orang lain tahu,
karena cinta ini sebuah rahasia terindah
Bersambung,..,😅😅😅💘

Kamis, 11 Februari 2021

Rasa Manis

Kenapa yang kamu fikirkan dan kamu hitung hanya uang ?.

Jika Dosa ku yang aku fikirkan dan aku hitung, ,, otak siapa yang mampu menampung ? Alat hitung mana yang mampu menghitung.

Kelas 3-6 Madrasah buruh Angon kambing, pulang membawa seutas Kayu bakar , terbopong di atas kepala seorang anak, Layaknya seorang Badut, Besar kepalanya dari pada badan dan kakinya.....
Jalan hidup ku Terlalu pahit jika untuk dilupakan.

Kelas 1 Tsanawiyah, Seorang anak beranjak gede, mencoba mencari sesuatu untuk dijual, ia menemukan hewan unik (Bongkeng) seperti kepiting kecil yang Sumpitnya hanya 1 yang besar. Ia menjualnya.
Hidupnya terlalu Naif jika mencoba melupakan.

Kelas 2-3 Tsanawiyah, ia menemukan keasyikan dalam kegiatan, dijualnya ikan hias hasil tangkapan, hingga ia mencoba mencari Suplayer ikan hias didesa tetangga, ia pun menjual nya.
Hidup nya terlalu kejam jika hanya untuk dilupakan.

Dia tidak terlantar kawan, apalagi diterlantarkan, dia kelebihan kasih sayang kawan. Bukan miskin kasih sayang.

Dan ada kini banyak mahluq kayangan bilang, seakan diri ini hanya mementingkan Uang....?? 
Hidupmu terlalu singkat kawan,  dan tak ada kemanisan didalamnya.

Selasa, 09 Februari 2021

Risalah Hati


                         Prolog
              Tidak pernah sekalipun aku mencoba meyakinkan kan seseorang agar mereka tertarik terhadap ku. Aku hanya melakukan semuanya tak lebih hanya untuk mensyukuri apa yang ada dalam diri ini, tentang kekurangan ku, kelebihan ku


Senja mulai berganti malam,
Semburat Rindu perlahan tenggelam,
Hembusan Angin terbangkan angan yang kelam.
Kelamnya angan hilang ,hingga menyatu dengan Alam.

Aku yang sedang menari-nari dengan banyak harapan, menikmati setiap bentuk indah Angan, memuji-muji sang pencipta akal fikiran, terbuai dalam mimpi dan khayalan.

Aku yang sedang tersesat dalam kenyataan, mencoba bangkit menitih jalan kehidupan, merangkak tersungkur penuh penyesalan, tersingkir oleh kerasnya Ekspektasi dunia impian.

Aku yang sedang Tersenyum dalam lamunan, menahan rasa yang sulit dilupakan, akan semua Angan yang tak kunjung menjadi kenyataan.

Aku tidak sedang menangis sayang.
Aku pun tidak sedang Hilang.
Aku hanya sedang berjuang.
Menghilangkan rasa bimbang.
Meyakinkan Hati tetap tenang.
Menguatkan diri untuk tidak segera tumbang.


Rifqi Rosyadi
PP.Al-Amin.

Mata_air_Syurga🥰

Minggu, 07 Februari 2021

Cemburu Pada Waktunya

        Akhirnya Cemburu itu hadir di waktu yang tepat, Ketika rasa mulai mencoba mengikhlaskan, cemburu datang seakan mencoba menguatkan hati untuk mengikhlaskan semua angan dan harapan.

         Sebenarnya kita tidak ada hubungan yang spesial, sekedar Mengenal bertemu dalam satu waktu, dalam satu wadah pendidikan, Aku sebagai pendidik dan dia sebagai pelajar.

Cemburu itu datang , Aku tidak tahu pastinya bagaimana bisa aku cemburu , bagaimana bisa Rasa itu tumbuh dan bagaimana bisa hadir sebuah Rindu, sedang kita hanya bercanda dalam sebuah pesan singkat tanpa sekalipun bertemu, usai kelulusan Pendidikannya itu.

Cemburu itu datang,  Tanpa adanya status pacaran, tanpa saling ungkapkan perasaan, hanya perkiraan-perkiraan yang masih kosong dalam fikiran, Cemburu itu bisa datang.

Perasaan nyaman,  ketika Canda menjadi candu dalam bingkaian pesan singkat, perasaan ingin mendekat, saat canda menjadi candu terasa begitu hangat, perasaan ingin memiliki ketika Canda menjadi candu , saat rayuan-rayuan tersampaikan dalam wujud tulisan singkat.

Terjadi begitu sederhana, begitu indah, ketika saling sapa, saling mengenal, saling tertawa, saling khawatir akan keadaan, begitu indah dan setelah itu menjadi candu.

Saat itu aku pastikan aku mencintai nya, tanpa sedikitpun ingin mengetahui apakah dia memiliki rasa seperti yang aku rasa. Bagiku kita tak pernah bertemu, mengenalpun hanya sedikit, mana bisa aku berharap lebih agar dia juga merasa kan seperti halnya yang aku rasakan.

Status dari dirinya adalah No. 1 yang paling aku tunggu dalam setiap harinya, hanya agar tahu bagaimana keadaan nya, bahagia kah? Sedihlah? Atau apalah...aku ingi tahu tentang nya.

Cemburu itu kini hadir dalam saat yang tepat, ketika aku merasa tak ada gunanya mencintainya, sebab dia sudah asyik Adan nyaman dengan orang" idamannya,

Cemburu itu kembali datang di saat-saat yang tepat, ketika aku tahu aku bukanlah Kriteria lelaki idamannya, entah mungkin fisikku, umurku atau apalah, setidaknya aku sadar betul akan hal itu.

Aku mencintainya, hadirnya pernah mengobati luka lamaku, hingga dengan sangat cepat menghapus ingatan 7 tahun berlalu.

Semakin aku mencintainya, semakin aku ingin memiliki nya, semakin berdosa pula jika aku memaksakan Ego ku untuk mengejar dia, yang saya tahu hal itu tidak Di inginkannyaa.


Rifqi Rosyadi

Mata_Air_Syurga.

AKU PUN TAK TAHU

Do'aku ..  Mudahkanlah urusanku, Pertemukan lah Jodohku, yang bisa menguatkanku, bukan yang terbaik Namun bisa bersama" menjadi leb...